The Best Part In My Life

Title : The Best Part In My Life

Author : ilmacuccha

Cast :  SHINee Kim Jonghyun

Genre : Family, AU

Rate : G

Disclaimer : Plotnya punyaku!! Begitu pula dengan Jonghyun!!

Be a Good Readers Please …

Jonghyun P.O.V

“Saya permisi dulu Ahjushi, annyeong,” Aku keluar dari café itu,

“Aaahhh, capeknyaaaa~,” keluhku. Kuputuskan untuk membeli sekaleng softdrink untuk menyegarkan tenggorokanku. Aku pun duduk disebuah bangku yang ada ditaman, kulihat banyak sekali burung-burung yang ada disana.

“Huh, kalian enak sekali bisa bebas terbang kemanapun, sedangkan aku? Hanya bisa diam disangkar,” ucapku pada burung-burung itu. Mungkin orang lain berpikir hal gila jika kau berbicara dengan binatang, tapi menurutku itu hal yang seru, aku terkadang merasakan mereka mengerti apa yang sedang kurasakan.

“Huh, Appa menyebalkan sekali!!” teriakku. Ya, appa-ku memang menyebalkan, aku mempunyai mimpi menjadi seorang entertainer, tapi appa malah melarangku dan menyuruhku meneruskan perusahaan keluarga. Padahal jika dibandingkan dengan noona aku ini tak ada apa-apanya, noona sangat pintar dalam matematika dan pelajaran yang membuatku mati-matian mempelajarinya.

‘Huh, memangnya kenapa kalau bukan aku yang memimpin perusahaan? Bukankah banyak juga perusahaan yang dipimpin oleh perempuan?’ pertanyaan ini pernah kutanyakan pada appa, tapi jawabannya? Sebuah tamparan keras mendarat dipipiku. Aku pun akhirnya nekat kabur dari rumah dan sekarang bekerja sebagai pelayan disebuah café, sambil menunggu pengumuman audisi.

“Aaahh, lebih baik aku pulang saja, mengobrol dengan kalian malah membuat aku tambah pusing,” ucapku sambil beranjak dari bangku.

“Kau masih berbicara pada binatang?” Ucap seorang yeoja dibelakangku. Aku berbalik,

“Noona?!” Ucapku kaget. “Kenapa noona ada disini?” Tanyaku. Noona-ku itu malah duduk,

“Memangnya noona tidak boleh menjenguk dongsaeng kesayangannya?” Tanyanya. Aku menghela nafas.

“Appa masih bersikeras seperti dulu?” Tanyaku.

“Ne, apalagi setelah kau pergi, appa semakin egois, dan lebih keras kepala dari yang dulu,” jawabnya.

“Noona, aku tak mau menyusahkanmu, tapi benar-benar ingin menjadi seorang penyanyi noona,” ucapku sambil duduk disamping Songdam noona. Songdam noona membelai rambutku,

“Ne, noona mengerti, tapi masalahmu bukan dengan noona, tapi dengan appa,” jawabnya.

“Aku akan buktikan kalau aku pasti bisa menjadi penyanyi terkenal,” ucapku yakin.

“Ne, noona percaya,” ucapnya. Aku sangat menyayangi noona-ku itu, dia orang kedua yang mendukungku setelah eomma, ‘mianhae Umma, noona, membuat kalian pusing dengan tingkahku,’ ucapku dalam hati.

-1 tahun kemudian-

Songdam P.O.V

“Umma! Appa ! Lihat itu Jjong!” Teriakku. Eomma yang sedang didapur segera berlari menuju ruang tengah.

“Jjong?” Tanyanya.

“Ne, Umma, Jjong sudah jadi terkenal,” ucapku. Ada rasa bangga yang terbesit dihatiku melihat dongsaeng-ku bisa menjadi sesuai impiannya.

Noona neomu yeoppo, salah satu lirik lagu dongsaengku yang menjadi member dari SHINee, membuatku sedikit ge-er.

“Umma, Appa mana? Kalau tidak cepat-cepat, nanti keburu beres lagunya,” ucapku. Aku memutuskan untuk mencari appa dikamarnya, dan ternyata dia memang benar sedang dikamar. Aku mengintip, karena memang pintunya sedang terbuka sedikit.

‘OMO?! Ternyata Appa juga melihat Jonghyun?’ Tanyaku dalam hati. Saat aku hendak melangkah masuk kudengar bunyi bel pintu.

‘Aish,’ keluhku.

Jonghyun P.O.V

“Hyung, apa aku boleh pulang sebentar? Lagi pula, sekarang kan sudah tak ada acara apa-apa lagi kan hyung?” Pintaku. Manajerku itu terlihat sedang menimbang-nimbang,

“Baiklah, kau boleh pulang tapi jangan terlalu lama, 2 jam setelah ini kita ada acara di Sukira,” peringatnya.

“Ne, hyung,” ucapku. Aku pun buru-buru mengambil kunci mobilku, dan berlari secepat kilat ke parkiran mobil, dan juga sambil tak menghiraukan pertanyaan dari member SHINee lainnya.

‘Appa pasti bangga,’ pikirku dalam hati. Aku terus melajukan mobilku sampai tiba disebuah rumah yang tak asing lagi bagiku. Kutekan bel, dan aku menunggu seseorang yang membuka pintu itu. Cekkreekk~ seorang yeoja membuka pintu itu, aku tersenyum dan memeluknya.

“NOONA!!!” Teriakku.

“Ah! n-ne Jjong, a-ku t-tak bis-sa na-fas,” ucapnya kepayahan.

“Eh, mian Noona,” ucapku.

“Kau ini, ayo masuk,” suruhnya.

“Umma mana?” Tanyaku. Noona diam,

“Jonghyun?” Ucap seorang yeoja paruh baya didepanku.

“Umma?” Ucapku kaget. Aku pun berjalan mendekatinya, dan memeluk yeoja yang paling kurindukan selama ini.

“Jeongmal bogoshipoyo Umma,” ucapku. Eomma hanya diam dan terus memelukku. Aku melepaskan pelukanku dan melihat sekeliling,

“Appa?” Tanyaku. Mereka hanya diam,

“Appa, ada di kamarnya,” ucap Songdam noona. Aku menghela napas, dan mulai berjalan ke kamar orang yang paling aku hormati setelah Umma, aku berjalan menaiki tangga, dan tiba di depan pintu kamar appa.

Aku menggosok-gosok tanganku, lalu mengehela napas dalam-dalam, dan mulai membuka pintu. Kulihat disana ada seorang namja paruh baya yang sedang berdiri menghadap jendela yang memaparkan keindahan kota Seoul.

“A..appa aku pulang,” ucapku. Appa tak bergeming, dia terus menghadap keluar.

“Apa appa tak rindu pada anakmu yang satu ini?” Candaku. Namun kulihat appa hanya diam tak mendengarkan perkataanku.

“Appa, aku sudah membuktikan aku bisa appa! Aku bisa!” Ucapku dengan nada yang sedikit tinggi. Akhirnya appa menunjukan wajahnya dan berjalan menghampiriku, aku berusaha bersikap sebiasa mungkin, namun jantung ini tetap berdetak lebih cepat melihat appa yang sudah hampir 1 tahun tak kulihat, ada perasaan antara senang, takut, dan bingung.

Akhirnya aku sudah berhadapan dengan appa, kulihat raut wajahnya tidak menunjukkan perasaan yang bahagia, aku hanya dia tidak menatapnya, lalu kurasakan sesuatu yang keras mendarat dipipiku, APPA MENAMPARKU!!

“Appa!!” Kudengar teriakan dari Songdam noona. Namun appa diam tidak merespon apapun dari teriakan Songdam noona. Aku hanya terus diam dan meratapi pipiku yang sungguh panas karena tamparan dari seorang appa yang kurindukan.

“Ap- ” belum sempat kuteruskan kata-kataku itu, aku merasakan pelukan yang sangat erat ditubuhku, aku bisa merasakan air mata appa yang menetes dipundakku. Aku membalas pelukan eratnya, dan ikut menangis bersamanya. Inilah hal yang paling kutunggu, walaupun appa tidak berkata apapun, melalui pelukan ini aku tahu, kalau appa sangat menyayangiku.

Normal P.O.V

“Ne! Kali ini kita kedatangan bintang tamu! SHINee!!” Sambut Leeteuk dan Eunhyuk Super Junior di acara Sukira Kiss Radio pada SHINee.

“Oke, kali ini kita akan sedikit kembali mengupas tentang kehidupan para idola baru ini,” ujar Leeteuk.

“Ya! Ya! Bagimana kalau kita tanya kejadian apa yang paling berkesan dalam hidup kalian?” Usul Eunhyuk.

“Oke! Kita mulai dari ……. Lead vocal dulu!! Jjong-ie! Kejadian apa yang paling berkesan dalam hidupmu?” Tanya Leeteuk. Jonghyun terlihat terkikik geli, dan menahan senyum yang mulai merekah di bibirnya. Dia menunduk malu.

“Eh, wae? Apa kau baru saja berhasil menembak Emma Watson?” Tanya Eunhyuk heran.

“Andwe! Emma Watson milikku!!” Protes Taemin.

“Dasar childish kau!” Ujar Key. Mereka pun tertawa, tanpa diketahui Jonghyun malah menangis sambil berkata pelan.

“Appa memelukku,”

The Best Part In My Life status : END

See You On Next Fanfiction !!

Be a Good Readers Please …


Advertisements

4 comments on “The Best Part In My Life

  1. huaaa….T_T
    *menangis pilu#apasih

    mengharukan sejarah hidupnya jjong.
    ini ga beneran kan??
    soalnya ojong jarang banget bahas ttg appanya
    selalu nuna+ummanya aja.

    nice FF..^^

    • jiahh~
      menghayati banget nih kyknya nih,
      haha

      entahlah, ini kan hanya fiksi,
      hehe,
      bener, setiap ditanya yg pling berharga pasti dy cuma blg umma+nuna aja,
      aku jadi bngung nA~ #soksnsd

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s